LOMBA DESA DAN POSYANDU TINGKAT KABUPATEN TAHUN 2020 DESA AL KAUTSAR KECAMATAN SATUI

Batulicin – Kamis 19 Maret 2020 Pelaksanaan Lomba Desa dan Posyandu Tingkat Kabupaten yang di lakasanakan di Desa al kautsar  pada 13.00 siang setelah paginya  Tim Penilai Lomba melaksanakan penilaian lomba di Desa Karang indah kec.Angsana. Tim penilai Lomba Desa dan Posyandu  Tingkat Kabupaten disambut oleh camat, kepala  Desa Beserta perangkatnya, BABINSA, DAMRAMIL,TP PKK Kecamatan dan TP PKK Desa, aparat Desa Kader Posyandu dll. acara seremonial lomba Desa hari ini juga ditiadakan sehingga tim penilai langsung menuju tempat penilaian.

Desa Al-Kautsar lahir pada tanggal 23 Januari 2008 pemekaran dari Desa Sekapuk, Kepala Desa Pertama Sudarno Jemangin (2008-2012), kedua Winarno (2012-2014), ketiga Ahmadianorraji,SP (2014-2016), dan saat ini Daswadji. (2016-2022). Desa Al-Kaustar merupakan salah satu dari 16 desa di wilayah Kecamatan Satui Kabupaten Tanah Bumbu. Secara administratif wilayah Desa Al-Kautsar memiliki batas sebagai berikut.sebelah utara berbatasan dengan Desa Jombang kec. Satui, Ssebelah Selatan berbatasan dengan Desa Setarap Kec. Satui, Sebelah Timur berbatasan Dengan Desa Sekapuk Kec.Satui, sebelah barat berbatasan dengan Satui Barat kec.Satui. Jumlah Penduduk Menurut Jenis Kelamin Laki – laki 886 orang, Perempuan 835         orang, Jumlah 1721 orang, Kepala Keluarga 485 KK, Desa al kautsar memili perda berdiri Desa yaitu Perda Tanah Bumu Nomor 4 Tahun 2010, luas wilayah 1.325,8 ha dan Desa al kautsar berada dititik koordinat   3°44,89607’S115°28,79159’E

 

Produk Hukum Desa        

No Peraturan Desa Terbit Tentang
1 01 Tahun 2017 16 Maret RPJMDesa 2017-2022
2 02 Tahun 2017 23 Mei Pendirian BUMDesa
3 04 Tahun 2017 28 Agustus Produk Unggulan Wingko Kautsar
4 06 Tahun 2017 25 Desember Kawasan Tanpa Rokok
5 01 Tahun 2018 09 Februari Lembaga Adat “Al-kautsar”
6 01 Tahun 2018 10 September Kewenangan Desa
7 03 Tahun 2019 10 Desember SOTK Desa Al-Kautsar
8 04 Tahun 2019 12 Desember Perubahan Kewenangan Desa
9 06 Tahun 2019 30 Desember Perubahan RPJMDesa 2017-2022

 

Lomba Desa dan Kelurahan merupakan momen tahunan yang dilaksanakan  Dinas Pemberdayaa masyarakat dan Desa, hal ini sesuai dengan permendagri Nomor 13 Tahun 2007 tentang Penyelenggaraan Perlombaan Desa dan Kelurahan

Mulai tahun 2019 pelaksanaan lomba ini bukan hanya desa tapi juga kelurahan diikut sertakan, sehingga ada dua yang dilombakan Desa dan Kelurahan.

Tujuan pelaksanaan lomba Desa dan kelurahan ini untuk mengukur perkembangan Desa maupun kelurahan baik dari segi pembangunana Desa, dari pemberdayaan masyarakatnya, pembinaan kemasyarakatannya yang dibina oleh Pemerintahan Desa, selain itu juga tim menilai Kelembagaan, Gotong-royong,admistrasi Desa,Kapasitas Perangkat Desa, PKK, website Desa dll. Adapun  Tim penilai Lomba Desa dan kelurahan terdiri dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabid PPD,PEPD,PMLK, Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan,komimfo, Satpol PP,BPBD, Bagian Tata Pemerintahan dan tidak ketinggalan TP PKK Kabupaten

Dalam penilaiannya lomba posyandu tim juri akan melakukan penilaian yang meliputi lima indikator, yakni yang pertama adalah Administrasi Posyandu yang terdiri dari kelembagaan Posyandu, pengelolaan Posyandu, data kelengkapan administrasi, sarana peralatan dan administrasi, lalu yang kedua adalah Hari Buka Posyandu dan Kemampuan Kader yang meliputi mulai pendaftaran, penimbangan, pencatatan, penyuluhan serta kegiatan tambahan penunjang kesehatan.

Untuk indikator yang ketiga adalah Peran Serta Masyarakat Terhadap Hasil Kegiatan Posyandu dan Peran Tim Pokjanal Posyandu yang meliputi opini masyarakat tentang Posyandu yang bersangkutan, pembiayaan Posyandu, sumber daya dan sumber dana, pendataan hasil kegiatan, pendataan bayi, Balita dan Bumil di Posyandu, keberadaan Pokjanal Posyandu di tingkat kecamatan, dan kontribusi serta pembinaan yang telah dilakukan oleh Pokja.

Indikator keempat adalah Program Inovasi dan Pelayanan Posyandu, yang meliputi penilaian kehadiran tim Pokjanal Posyandu, penilaian inovasi Posyandu, penilaian program-program Posyandu, penilaian peran serta instansi terkait seperti Puskesmas, Petugas Lapangan Keluarga Berencana, dan inovasi Posyandu pada saat kunjungan penilaian.

Sedangkan indikator penilaian terakhir yakni Pembinaan Posyandu, seperti pembentukan Pembina, susunan dan peran Pembina Posyandu, serta kegiatan pembinaan.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *